Trendfokus.com-Proyek Pembangunan Pengendali Banjir Air Selagan (Benteng Anna), Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Provinsi Bengkulu, yang berlokasi di kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dengan pagu anggaran 30 miliar lebih yang dikerjakan oleh PT. Rodatekindo Purajaya mendapat kritikan dari masyarakat

Dimana diduga pihak ke III (Kontraktor) belum memfungsikan basecamp redaksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dimana hasil pengecekan hari ini selasa (14/7). “Baskem Redaksi itu wajib ada dalam Pekerjaan, apalagi pekerjaan seperti ini, yang anggaran nya miliaran, masa kita kesana baskem belum berfungsi dan masih digembok (Dikunci), inikan aneh, terus kalau ada tamu yang ingin memberi masukan dan saran harus kemana ?.” Tanya Weri

Lebih lanjut Weri Trikusumaria, SH, MH mengatakan, bahwa dilapangan banyak dugaan indikasi yang bisa jadi temuan penegak hukum (PH) nantinya.

“Banyak dugaan atau indikasi yang bisa jadi proyeksi penegak humum di proyek tersebut. Tadi saya sudah kesana melihat secara langsung. Kami akan berkoordinasi kepada pihak tim teknis, untuk memastikan kesalahan dari dugaan indikasi yang kami temukan dilapangan,”ujar salah seorang pemuda Kota Mukomuko Weri Trikusumaria, SH, MH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here