Trendfokus.com-Bupati Mukomuko, Sapuan,SE,MM,AK.,CA.,CPA Kembali Menyurati Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Serta GM Network & Quality Management Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Wilayah Bengkulu Serta PT. Indonesia Comnet Plus (Icont+) Kali ini Bukan Terkait Game Online akan tetapi menyampaikan keluhan Masyarakat terkait Jaringan Telephone Selular dan Internet yang berada di wilayah Kabupaten Mukomuko yang  menjadi Problem dikalangan masyarakat terkendala gangguan Sikyal.

Kepala Dinas Kominfo Bustari Maler waktu dikonfirmasi awak media trendfokus.com mengatakan, karena banyaknya Keluhan dari masyarakat melalui kepala desa yang disampaikan kepada dinas kominfo, hal tersebut langsung pihaknya respont untuk dilakukan Survei ke desa desa di wilayah kabupaten Mukomuko yang sudah mengirim surat ke dinas kominfo, hasilnya banyak sekali keluhan masyarakat terhadap kualitas jaringan 4G masih rendah dan Internet yang tidak stabil (Blank Spot). Hasil Survei bidang Aptika dilapangan terhadap keluhan Masyarakat langsung pihak diskominfo laporkan kepada bapak Bupati.

“kita dari dinas informasi dan infomatika Mukomuko udah melaporkan masalah ini dengan bapak Bupati, karena dalam beberapa bulan ini banyak sekali keluhan dari tingkat desa-desa dan masyarakat atas kualitas jaringan 4G masih rendah dan internet yang tidak stabil,”terang Bustari

Lebih lanjut Bustari menjelaskan, Dalam upaya meningkatkan layanan Pemerintah Kabupaten Mukomuko terhadap kebutuhan dasar masyarakat khususnya jaringan telekomunikasi selular dan internet, dalam hal ini Bupati Mukomuko Menyurati Kementerian Kominfo RI melalui Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan informatika (BAKTI) dengan Prihal Permohonan Akses Internet di Kabupaten Mukomuko Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kewajiban Pelayanan Universal Telekomunikasi dan Informatika untuk bisa menambah Kuata Jaringan BTS dan Internet.

Sedangkan Surat Ke GM Network & Quality Management Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Wilayah Bengkulu dengan Prihal Permohonan Penambahkan kuota jaringan dan Peningkatan kualitas signal 4G di wilayah Kecematan V koto, Kecamatan Air Rami, Kecamatan Malin Deman, Kecamatan Sungai Rumbai, Kecamatan Selagan Raya dan Kecamatan XIV Koto. Tidak hanya itu kami juga Menyurati PT. Indonesia Comnet Plus (Icont+) dengan Prihal Percepatan Peluasan Fiber Optic (FO) di kabupaten Mukomuko. Apalagi di dalam kemajuan Telekomunikasi saat ini, penting sekali jika di daerah masih mengalami kendala susahnya jaringan telekomunikasi, ini menjadi salah satu Fokus Pemerintah daerah kabupaten mukomuko untuk memenuhi Kebutuhan Primer Masyarakat.

Sedangkan untuk pelaksanaan tata pemerintah desa sebagai Pelayanan Publik garda terdepan serta untuk mengimplementasikan program “ Desa Digital, Siskuedes Online dan Internet Sehat” sangat membutuhkan Akses jaringan internet yang stabil, Sebanyak 6% dari jumlah desa Belum sama sekali terjangkau oleh jaringan internet, sedangakan 74% Desa sudah terjangku tetapi memiliki kecepatan 1 s/d 3 Mbps yang Berlanganan dengan Penyedia RT/RW Net hanya 20% Desa yang Tercover Oleh Jaringan Internet PT.Telkom, hal ini Juga salah satu Program Prioritas Bapak Bupati, ujar Bustari M;

“Kami Juga menghimbau kepada Kepala desa melalui Kecamatan untuk bisa menyampaikan kondisi terkait masalah jaringan real GSM Telpon selular Maupun Jaringan Internet yang ada diwilayah desa, selain itu sertakan kondisi Kewilayahan desa, Kondisi perekonomian desa Jumlah KK dan potensi yang terdapat di desa untuk disampaikan ke Dinas Kominfo Kabupaten Mukomuko sebagai dasar kami melakukan survei kelapangan dan meneruskan kepada Kementerian Kominfo melalui Direktur Utama BAKTI dikarenakan Wewenang Pembangunan Jaringan Base Transceiver Station  (BTS) dan Pemabangunan Jaringan Internet Gratis Merupakan Wewenang Kementerian Sesuai Regulasi UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta SIARAN PERS NO. 191/HM/KOMINFO/05/2021,” tutup Bustari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here