Trendfokus.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, dengan cepat akhirnya menyikapi pemberitaan yang berkembang dibeberapa media elektronik dalam minggu ini, terkait dana hibah KPU di Pilihan Kepala Daerah (PILKADA) Kabupaten Mukomuko tahun 2020 dengan jumlah 25 Miliar. Dalam hal ini Kejari Mukomuko  telah melakukan Pengumpulan Keterangan (Pulbaket) terkait dugaan penyimpangan dana hibah di KPU Mukomuko, dilakukan menyusul adanya surat pengaduan yang masuk ke kantor Kejaksaan Negeri Mukomuko

“Sesuai surat pengaduan yang masuk perihal penggunaan dana hibah Pilkada pada tahun 2020 lebih kurang mencapai Rp 25 Miliar, kami masih mempelajari dan mendalami. Mungkin perkembangan selanjutnya akan kami kabari kemudian.”jelas Andi

Pihaknya juga telah memanggil beberapa pagawai KPU Kabupaten Mukomuko untuk pengumpulan bahan dan keterangan.

“udah ada panggilan dari kami. Dalam hal ini kami masih Pulbaket dan Puldata (pengumpulan data), sehingga kami belum bisa memberikan penjelasan secara rinci. Kami juga on the spot (turun ke lapangan, red) di dalam mengumpulkannya,” terang Andi Setiawan selaku seksi tindak pidana kusus (Pidsus) Kajari Mukomuko singkat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here